Apakah Cabut Gigi Bisa Menyebabkan Mata Buta?

Benarkah cabut gigi bisa menyebabkan mata buta?
(sumber gambar : freepik.com)

Oleh : drg. Gelar S. Ramdhani

Saat ini banyak masyarakat yang percaya jika cabut gigi (apalagi cabut gigi atas) dapat menyebabkan mata buta, katanya cabut gigi bisa menyebabkan saraf mata terputus, apakah benar? jawabannya sejauh ini saya belum pernah mendapatkan laporan kasus yang telah teruji secara ilmiah, ada orang yang matanya menjadi buta karena cabut gigi

Bagi anda yang ingin tahu lebih dalam tentang saraf mata dan saraf gigi, dalam artikel ini saya jelaskan tentang saraf yang mempersarafi area gigi dan mulut rahang atas dan rahang bawah, serta saraf yang mempersarafi mata.

Dalam tubuh manusia ada saraf kranial yang merupakan bagian dari sistem saraf pusat. Saraf kranial memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh manusia, diantaranya :

  1. Sebagai saraf sensorik yang mengirimkan sinyal dari indra menuju sistem saraf pusat.
  2. Sebagai saraf motorik atau saraf yang mengirimkan sinyal perintah dari otak ke organ beberapa organ tubuh.
Saraf kranial terdiri dari 12 saraf, diantaranya : Saraf Olfaktori (Saraf Kranial I), Saraf Optik (Saraf Kranial II), Saraf Okulomotor (Saraf Kranial III), Saraf Troklear (Saraf Kranial IV), Saraf Trigeminal (Saraf Kranial V), Saraf Abdusen (Saraf Kranial VI), Saraf Fasialis (Saraf Kranial VII), Saraf Vestibulokoklear (Saraf Kranial VIII), Saraf Glosofaringeal (Saraf Kranial IX), Saraf Vagus (Saraf Kranial X), Saraf Aksesorius (Saraf Kranial XI), dan Saraf Hipoglosus (Saraf Kranial XII)

Nahhh.... untuk anda ketahui dari 12 saraf kranial, yang mempersarafi gigi dan mulut rahang atas dan rahang bawah adalah Saraf Trigeminal atau Saraf Trigeminus (Saraf Kranial V), cabang kedua yaitu Saraf Trigeminus Maksilaris untuk gigi rahang atas, dan cabang ketiga yaitu Saraf Trigeminus Mandibularis untuk gigi rahang bawah

Sedangkan saraf kranial yang mempersarafi mata, menurut Indrasari (2020) diantaranya:
  • Saraf Optikus (Saraf Kranial II)
  • Saraf Okulomotor (Saraf Kranial III)
  • Saraf Troklear (Saraf Kranial IV)
  • Saraf Abdusen (Saraf Kranial VI)
Dari penjelasan diatas saya yakin sekarang anda akan paham bahwa saraf yang mempersarafi gigi dan mata itu berbeda. Sebagai informasi untuk anda, bahwa pada prosedur cabut gigi, mulai dari pemberian obat bius (anestesi), sampai tindakan pencabutan, dokter gigi tidak akan mengganggu apalagi memutuskan saraf mata. 

Referensi Ilmiah :
  1. Kalanjati, VP. 2020. Belajar Praktis Neuroanatomi. Surabaya : Sintesa Prophetica
  2. Tursinawati, Yanuarita., et al. 2015. Buku Ajar Sistem Syaraf. Semarang : Universitas Muhammadiyah Semarang
  3. Indrasari. 2020. Saraf Kranial yang Mempersarafi Mata. Bandung : Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo
===============
Dokter Gigi Gelar S. Ramdhani
Majalengka - Jawa Barat
===============
Alamat dan Jadwal Praktek Klik Disini
=============== 
Yuk baca artikel kesehatan 
gigi dan mulut lainnya Klik Disini
===============
=============== 


Komentar

Postingan Paling Sering Dibaca

Dokter Gigi yang Menerima BPJS di Majalengka

Harga Pasang Behel Dokter Gigi di Majalengka

Biaya Tambal Gigi di Dokter Gigi Majalengka